GOD SAID...
Dont’t look to the bigness of your need
Look to the bigness of your GOD!
Your circumstances are hindrances to seeing MY ABILITIES
If you keep your eyes on your circumstances,
the devil will use your circumstances to defeat you
and accuse the Word of GOD...
the written and the Living Word.
YOUR VICTORY
is in keeping your eyes
on the bigness of your GOD and His ability
HE HAS PROMISED
to take you STEP by STEP... not all at once...
But step...by step and...
each step will be a MIRACLE!
-Morris Cerullo World Evangelism-

Kisah Para Rasul 2: 41-47 (Minggu, 13)

Pengambaran dalam Kisah Para Rasul 2:41-47 hanya akan dipahami dengan baik jika kita membaca Kisah Para Rasul 2 secara utuh yakni yang dimulai dengan peristiwa Pentakosta (ay.1-13) dan berlanjut dengan kotbah Petrus (ayat 14-40). Hari ini kita akan belajar tentang beberapa sikap hidup berjemaat dari gereja mula-mula.
  1. Ayat 41: Mengapa orang-orang tersebut memberi dirinya untuk dibaptis? Apakah ini sebagai konsekuensi dari kotbah Petrus semata? Atau ada kekuatan lain yang menggerakan orang-orang tersebut untuk memberikan dirinya dibaptis?
  2. Ayat 44-46: Gambaran ideal kehidupan berjemaat seperti apa sajakah yang Anda pelajari dari bacaan ini? Apakah menurut Anda gambaran ideal semacam itu masih relevan dengan konteks berjemaat saat ini? Mengapa?
  3. Bagaimana dengan kehidupan berjemaat di GKI Ressud, apakah Anda masih menjumpai gambaran-gambaran ideal berjemaat sebagaimana yang ditunjukan dalam bacaan hari ini? Jika tidak, menurut saudara faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya?
  4. Ayat 47: Apa yang menyebabkan jemaat mula-mula sangat disukai oleh orang lain diluar komunitas mereka? Apa dampaknya bagi jemaat mula-mula?
  5. Mengapa Tuhan menambahkan jumlah mereka?

Renungan
Dalam dunia modern saat ini siapa diantara kita yang tidak terpengaruh oleh iklan? Sebagian besar dari ranah hidup kita sebenarnya dipenuhi oleh iklan. Tidak mengherankan bila kita melihat iklan dimana-mana. Pada tingkatan tertentu iklan adalah proses mempengaruhi. Tanpa kita sadari kita sebenarnya adalah iklan bagi orang lain, mengapa? Sebab apa yang kita perbuat akan mempengaruhi orang lain. Sebagaimana yang ditunjukan oleh jemaat mula-mula, iman kristiani mereka betul-betul nyata dalam kehidupan sehari-hari, melalui sikap hidup dan tutur kata yang ditunjukan. Tidak seorang pun menyimpan bagi dirinya sendiri sementara yang lain berkekurangan. Di tengah kehidupan masyarakat manusia yang egois dan cenderung individualis hari ini kita diingatkan dan diajarkan bagaimana seharusnya kita menjadi manusia yang berguna tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga bagi manusia yang lain. Sejatinya kita juga perlu belajar dari sikap hidup jemaat mula-mula dalam memberikan kesaksian yang indah bagi masyarakat di sekitar kita melalui sikap hidup berjemaat yang baik dan yang berkenan di hadapan Tuhan. Sehingga jemaat GKI Ressud juga dapat mengaminkan apa yang dituliskan dalam ayat 47b. “dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang-orang yang diselamatkan”.



Jika kita berbuat baik, mungkin sebagian orang akan mengatakan kita munafik dan berpura-pura baik, namun demikian tetaplah berbuat baik dan nyatakanlah Kristus dalam tutur kata dan laku kita