Di akhir suratnya kepada jemaat di Roma Paulus menyisipkan sebuah peringatan penting mengenai bahaya perpecahan. Rupanya sejak zaman gereja purba perpecahan merupakan bahaya serius yang mengancam keutuhan jemaat, khususnya jemaat-jemaat besar (bandingkan dengan 1 Kor 3:1 dst.) Dalam jemaat Roma bahaya perpecahan ini mungkin terkait dengan kondisi internal mereka di mana terdapat kesenjangan antara ”yang lemah” dan ”yang kuat” sebagaimana telah dibahas dalam Roma 14:1-15:13. Kondisi seperti itu sangat rawan bila suatu ketika jemaat Roma berhadapan dengan orang-orang jahat seperti yang disebutkan dalam ayat 17-18.
1. Ay. 17-18. Apa yang dilakukan orang-orang ini di dalam jemaat? (ay.17) Apa motivasi mereka? (ay. 18). Bagaimana jemaat Roma harus bersikap kepada mereka? (Sebutkan dua hal).
2. Ay. 19. Paulus memuji ketaatan mereka. Menurut Anda, mengapa? (lihat Roma 6:16-17) Apa hubungan antara ketaatan dengan ancaman perpecahan yang disebutkan di ayat sebelumnya?
3. Ay. 20. Apa isi doa Paulus bagi jemaat Roma? Mengapa Paulus berdoa seperti itu?
4. Menurut Anda, apakah perpecahan di dalam jemaat masih merupakan ancaman bagi gereja masa kini? Apa bentuknya?
5. Belajar dari peringatan dan doa Paulus bagi jemaat Roma, apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi ancaman perpecahan itu?
Renungan
Kalimat-kalimat yang digunakan Paulus (waspada terhadap mereka (ay.17); orang-orang demikian (ay.18- bukan, orang-orang itu) tidak secara khusus menunjuk kepada orang-orang tertentu, melainkan secara umum berbicara mengenai tujuan, cara, dan motivasi orang-orang yang harus mereka waspadai. Rupanya peringatan ini diberikan berdasarkan pengalaman Paulus sebagai penginjil yang telah berkeliling ke berbagai gereja. Meski kelompok pemecah itu belum hadir secara nyata di Roma, namun Paulus mengingatkan jemaat Roma terhadap kemungkinan tersebut. Mereka adalah orang-orang yang memanfaatkan jemaat untuk keuntungan pribadi (melayani perut mereka sendiri), menggunakan kata-katanya untuk menipu orang lain, dan menggunakan pengajaran yang sesat untuk menimbulkan perpecahan dalam jemaat.
Orang-orang seperti ini sangat mungkin muncul dalam gereja masa kini, meski kejahatan mereka tidak mencolok. Kegiatan dan pelayanan yang dilakukan di gereja memang rawan disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi dalam berbagai bentuk (yang berbentuk materi maupun non-materi, seperti menaikkan gengsi atau mewujudkan ambisi pribadi). Terhadap orang-orang seperti ini Paulus menasihati jemaat Roma agar mewaspadai mereka, dan bila memang perlu menghindari mereka. Namun, ada baiknya kita juga waspada terhadap diri sendiri: jangan-jangan kita sendirilah yang mengambil keuntungan pribadi dan yang kemudian menjadi sumber perpecahan dan perselisihan dalam jemaat.
Syukurlah bahwa jemaat Roma mempunya senjata ampuh menghadapi ancaman perpecahan adalah ketaatan, yaitu ketaatan terhadap kebenaran (yaitu firman Tuhan). Jika jemaat meremehkan atau mengabaikan pengajaran firman Tuhan, maka si jahat sudah mengintip di ambang pintu dan perpecahan pun tinggal menunggu waktu.
Bila ambisi dan kepentingan pribadi menyusup dalam pelayanan gerejawi, maka perselisihan dan perpecahan akan datang sebentar lagi.
GOD SAID...
Dont’t look to the bigness of your need
Look to the bigness of your GOD!
Your circumstances are hindrances to seeing MY ABILITIES
If you keep your eyes on your circumstances,
the devil will use your circumstances to defeat you
and accuse the Word of GOD...
the written and the Living Word.
YOUR VICTORY
is in keeping your eyes
on the bigness of your GOD and His ability
HE HAS PROMISED
to take you STEP by STEP... not all at once...
But step...by step and...
each step will be a MIRACLE!
-Morris Cerullo World Evangelism-
Dont’t look to the bigness of your need
Look to the bigness of your GOD!
Your circumstances are hindrances to seeing MY ABILITIES
If you keep your eyes on your circumstances,
the devil will use your circumstances to defeat you
and accuse the Word of GOD...
the written and the Living Word.
YOUR VICTORY
is in keeping your eyes
on the bigness of your GOD and His ability
HE HAS PROMISED
to take you STEP by STEP... not all at once...
But step...by step and...
each step will be a MIRACLE!
-Morris Cerullo World Evangelism-



