Perikop lanjutan ini menceritakan bagaimana respon Daud terhadap firman Tuhan yang disampaikan kepadanya sehubungan dengan rencana Daud membangun rumah Allah. Melalui respon Daud, kita akan belajar darinya bagaimana menjadi orang-orang Kristen yang percaya dan tunduk dalam pimpinan Allah dan rencanaNya.
1. Pernahkah Anda mempunyai pengalaman gagal dalam rencana Anda? Apa yang Anda rasakan pada saat itu?
2. Menurut Anda, mengapa orang terkadang sulit untuk menerima bila suatu ketika Allah menginterupsi rencana-rencana hidupnya?
3. Ay.18, 20, 22: Mari belajar dari Daud, apa 3 rahasia keberhasilan Daud untuk tunduk dalam rencana Allah?
4. Ay. 27-29: Bagaimana sikap Daud setelah ia mau tunduk dalam pimpinan/rencana Allah?
5. Bagaimana Anda menunjukkan kepada orang lain dan juga kepada Tuhan dan diri sendiri bahwa Anda bersedia mengikuti rencana Allah dan penggenapan janjiNya dalam hidup Anda – walau itu mengubah banyak keinginan/rencana Anda?
Renungan
Perubahan memang tidak selalu mudah untuk dihadapi. Apalagi bila perubahan itu terjadi pada tahap harapan, rencana, cita-cita, atau sesuatu yang sedang kita kejar, targetkan untuk mencapainya. Setelah melakukan banyak usaha yang tidak mudah, tetapi ternyata yang kita kejar tidak kita dapatkan, target meleset, tidak jarang orang menjadi putus asa. Belum lagi bila perubahan itu terjadi karena faktor eksternal yang tidak bisa kita kendalikan dengan kemampuan kita sendiri, entah karena alam, keteledoran orang, kesengajaan orang lain atas kita, dlsb.
Dalam kondisi yang demikian, maka kita orang percaya yang memiliki Tuhan harus mampu menyikapinya dengan berbeda. 3 (tiga) prinsip yang bisa kita tarik dari Daud adalah: 1) menyadari siapa kita di hadapan Tuhan: orang yang tidak layak tetapi dikasihi Allah; manusia terbatas yang tidak mampu mengetahui masa depan, sehingga tidak dapat memastikan mana yang benar-benar baik/tepat bagi hidup kita; 2) meyakini bahwa Tuhan yang paling kenal siapa kita, termasuk segala kebutuhan dan pergumulan kita; 3) meyakini akan kebesaran dan kebaikan Allah yang tiada tertandingi.
Dengan tiga prinsip ini kita akan dapat menyikapi semua perubahan yang terjadi dalam hidup kita dengan tepat, baik itu perubahan yang menyebabkan kita naik, maupun yang sebaliknya. Kita tidak perlu melambungkan diri di atas awan bila kita bergerak naik karena kesadaran ada Allah yang memampukan kita. Sebaliknya kita tidak perlu takut bila perubahan yang terjadi membuat kita bergerak turun, sebab ada Allah bersama kita.
Tiga prinsip tersebut membuat Daud bukan hanya berpasrah berpangku tangan menunggu penggenapan janji Allah, melainkan justru mengusahakan yang terbaik bagi Allah. Daud hidup dalam permohonan dan percaya kepada Allah.
Tuhan Yesus yang tidak pernah berubah menjadi jaminan kita tetap aman dalam segala perubahan hidup kita
GOD SAID...
Dont’t look to the bigness of your need
Look to the bigness of your GOD!
Your circumstances are hindrances to seeing MY ABILITIES
If you keep your eyes on your circumstances,
the devil will use your circumstances to defeat you
and accuse the Word of GOD...
the written and the Living Word.
YOUR VICTORY
is in keeping your eyes
on the bigness of your GOD and His ability
HE HAS PROMISED
to take you STEP by STEP... not all at once...
But step...by step and...
each step will be a MIRACLE!
-Morris Cerullo World Evangelism-
Dont’t look to the bigness of your need
Look to the bigness of your GOD!
Your circumstances are hindrances to seeing MY ABILITIES
If you keep your eyes on your circumstances,
the devil will use your circumstances to defeat you
and accuse the Word of GOD...
the written and the Living Word.
YOUR VICTORY
is in keeping your eyes
on the bigness of your GOD and His ability
HE HAS PROMISED
to take you STEP by STEP... not all at once...
But step...by step and...
each step will be a MIRACLE!
-Morris Cerullo World Evangelism-



